Memulai Penjelajahan Android


Semakin hari, perkembangan teknologi semakin pesat mengalahkan ketera api tercepat sekalipun. Disini lah teknologi memegang peranan penting untuk semakin mensejahterakan masyrakat secara luas. Teknologi teranyar yang sedang berkembang dan diperkirakan merupakan teknologi yang akan menguasai pasar masa depan adalah android. Sebagai icon baru dalam teknologi, android memberikan kemampuan yang lebih dari pada teknologi lainnya yang sejenis. Perkembangan teknologi memang tidak akan ada habisnya, seolah-olah setiap hari ada saja hal terbaru yang diluncurkan, diperbaharui, dan diungkapkan di mata kita semua. Android adalah software (perangkat lunak) yang digunakan pada mobile device (perangkat berjalan) yang meliputi Sistem Operasi, Middleware (Protokol Komunikasi)dan Aplikasi Inti. Aplikasi Android ditulis dalam bahasa pemrograman Java, yaitu kode Java yang terkompilasi dengan data dan file resources yang dibutuhkan aplikasi dan digabungkan oleh aapt tools menjadi paket Android. File tersebut ditandai dengan ekstensi .apk. File inilah yang didistribusikan sebagai aplikasi dan diinstall pada perangkat mobile.

Sejarah Android

Android mengingatkan kita pada sebuah nama yang mirip nama planet yakni asteroid, planet berbatu ini memiliki ukuran 1 km lebih. Android juga mengingatkan kita pada musuh Son Goku pada anime Jepang “Dragon Ball” yang sangat mengasikkan bagi saya pribadi. Tapi sebenarnya kita bukan ingin membahas nama planet atau anime Jepang,  melainkan membahas aplikasi operasi sistem yang di kembangkan untuk telepon selular yang berbasis linux oleh sebuah perusahaan Android.Inc menyediakan aplikasi open source buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk berbagai perangkat bergerak.

Android adalah Operating System (OS), untuk perangkat mobile (pada Smartphone dan Netbook). OS ini sebenarnya menggunakan Kernel Linux (open source) dan kemudian dikembangkan oleh Google diteruskan oleh Open Handset Alliance. Android diluncurkan pada tanggal 5 Nopember 2007 dengan didukung oleh konsorsium 48 perusahaan hardware, software dan telekomunikasi yang tergabung dalam Open Handset Alliance (OHA). Tujuannya membentuk sebuah standar OS GRATIS dalam dunia perangkat mobile.

Awalnya Google melakukan akuisisi terhadap sebuah perusahaan kecil bernama Android, Inc. yang bermarkas di Palo Alto, California. Karena Android, Inc. ini adalah perusahaan yang memproduksi Operating System untuk device Mobile. Secara tidak langsung ini dianggap oleh khalayak ramai bahwa Google ingin masuk kepersaingan dunia Smartphone seperti yang dilakukan Blacberry dan Windows (Microsoft). Smapai ada seluruh media dunia mengangkat isu Google Phone dan ketika itu google membuat 30 Prototype Smartphone siap uji coba.

Pada akhirnya Google membuka lisensi OS Android secara penuh dengan lisensi Apache (pihak yang ingin mengembangkan ANDROID dapat melakukan tambahan secara bebas)dan karena itulah Android menjadi OS open source yang bebas dikembangkan pada smartphone dan netbook (lisensi untuk telephony dan network). Keputusan ini juga didukung oleh konsorsium OPen Handset Alliance (OHA).

Perkembanagn dan fitur-fitur yang dimiliki android sebagai berikut:

Handset layout

Platform disesuaikan dengan lebih besar, VGA, grafik 2D perpustakaan, grafis 3D perpustakaan berdasarkan OpenGL ES 1,0 spesifikasi, dan tata letak smartphone tradisional.

Storage (Penyimpanan)

Software database SQLite digunakan untuk tujuan penyimpanan data

Connectivity (Konektivitas)

Android mendukung teknologi konektivitas termasuk GSM / EDGE, CDMA, EV-DO, UMTS, Bluetooth, dan Wi-Fi.

Messaging (Pesan)

SMS dan MMS tersedia bentuk threaded pesan termasuk pesan teks.

Web browser (Web browser)

Browser web yang tersedia di Android didasarkan pada open source WebKit kerangka aplikasi.

Java support (Dukungan java)

Perangkat lunak yang ditulis di Jawa dapat dikompilasi akan dieksekusi dalam Dalvik mesin virtual, yang merupakan implementasi VM yang dirancang khusus untuk perangkat mobile digunakan, meskipun tidak secara teknis standar Java Virtual Machine.

Media support (Dukungan media)

Android berikut mendukung audio / video / masih format media: H.263, H.264 (dalam 3GP atau MP4 wadah), MPEG-4 SP, AMR, AMR-WB (dalam kontainer 3GP), AAC, HE-AAC (dalam MP4 atau kontainer 3GP), MP3, MIDI, OGG Vorbis, WAV, JPEG, PNG, GIF, BMP.

Additional hardware support (Dukungan hardware tambahan)

Android dapat menggunakan video / still camera, touchscreens, GPS, pengukur kecepatan, magnetometer, akselerasi 2D bitblits (dengan hardware orientasi, scaling, konversi format piksel) dan mempercepat grafis 3D.

Development environment (Lingkungan pengembangan)

Termasuk perangkat emulator, tools untuk debugging, memori dan kinerja profil, sebuah plugin untuk Eclipse IDE.

Market (Pasar)

Mirip dengan App Store pada iPhone OS, yang Android Pasar adalah sebuah katalog aplikasi yang dapat didownload dan diinstal untuk menargetkan hardware over-the-air, tanpa menggunakan PC. Awalnya hanya freeware aplikasi yang didukung. Paid-untuk aplikasi telah tersedia di Pasar Android di Amerika Serikat sejak 19 Februari 2009.

Multi-touch

Android memiliki dukungan asli untuk multi-touch tapi fitur dinonaktifkan pada level kernel (mungkin untuk menghindari Apple melanggar paten pada teknologi layar sentuh). Model tidak resmi telah dikembangkan yang memungkinkan multi-touch, tetapi membutuhkan superuser akses ke perangkat berkedip kernel yang unsigned.

Android telah melihat sejumlah update sejak rilis aslinya. Pembaruan ini ke basis Sistem Operasi biasanya memperbaiki bug dan menambah fitur baru.

Pada tanggal 30 April 2009 resmi 1.5 (Cupcake) update untuk Android dirilis. Ada beberapa fitur baru dan update UI termasuk dalam 1,5 diperbaharui:

  • Kemampuan untuk merekam dan menonton video dengan modus kamera
  • Meng-upload video ke YouTube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon
  • Lembut baru keyboard dengan sebuah “Autocomplete” fitur
  • Kemampuan untuk secara otomatis terhubung ke headset Bluetooth dalam jarak tertentu
  • Widget baru dan folder yang dapat mengisi desktop
  • Animasi antara layar
  • Kemampuan diperluas “copy and paste” untuk memasukkan halaman web

Pada 15 September 2009, 1.6 (Donut) SDK dirilis. Termasuk dalam update adalah:

  • Android Pasar peningkatan pengalaman.
  • Kamera terintegrasi, camcorder, dan galeri antarmuka.
  • Galeri sekarang memungkinkan pengguna untuk memilih beberapa foto untuk dihapus.
  • Diperbarui suara Cari, dengan tanggapan yang lebih cepat dan lebih dalam integrasi dengan aplikasi asli, termasuk kemampuan untuk dial kontak.
  • Diperbarui pengalaman pencarian untuk memungkinkan mencari bookmark, sejarah, kontak, dan web dari layar awal.
  • Diperbarui Teknologi dukungan untuk CDMA / EVDO, 802.1x VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine
  • Kecepatan perbaikan untuk mencari, kamera.

Versi berikutnya tumpukan perangkat lunak harus bernama Eclair (2.0), dan Flan.

Serangan Android yang begitu gencar tahun ini membuat pasar Blackberry terancam. Indosat memprediksi Android akan mengalahkan Blackberry. Kendati Android diprediksi akan mengalahkan Blackberry, tetapi antara Android dan Blackberry masih bisa berdampingan karena dua sistem operasi ini mempunyai kelebihan yang berbeda. Blackberry kuat di fitur messagingnya, sedangkan Android mempunyai kelebihan di fitur multimedia. Keduanya bisa berjalan beriringan, bahkan bukan hal yang aneh jika nantinya satu orang mempunyai dua ponsel, Blackberry dan Android.

Konsep Android

Google sebagai pencipta Android yang kemudian diasuh oleh Open Handset Alliance mengibaratkan Android sebagai sebuah tumpukan software. Setiap lapisan dari tumpukan ini menghimpun beberapa program yang mendukung fungsi-fungsi spesifik dari sistem operasi. Tumpukan paling bawah adalah kernel. Google menggunakan kernel Linux versi 2.6 untuk membangun Android, yang mencakup memory management, security setting, power management, dan beberapa driver hardware.

Android OS sendiri memilki dua versi yaitu Android dengan GMS (Google Mobile Services) dan Android OHD (Open Handset Distribution). Android dengan Google Mobile Services (GMS) dilengkapi dengan tempat dimana user bisa mengupload atau bahkan membeli aplikasi-aplikasi untuk ponselnya (android market) dan didukung sepenuhnya oleh google yang artinya dalam ponsel tersebut dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang tersinkronisasi langsung dengan Google Account kita. Beberapa contoh aplikasi tersebut antara lain, Gmail, Google Contact, Google Calendar dan Youtube. Sedangkan Android dengan Open Handset Distribution (OHD) merupakan OS Android yang sangat dasar, tanpa ada support dari Google sama sekali dan tidak memiliki android market.

Sebagai contoh, HTC G1 dilengkapi dengan kamera. Kernel Android terdapat driver kamera yang memungkinkan pengguna mengirimkan perintah kepada hardware kamera. Level berikutnya dari tumpukan ini adalah library, yakni serangkaian instruksi kepada smartphone yang berisi cara menangani data-data yang berbeda. Sebagai contoh, media framework library pada Android mendukung pemutaran dan perekaman berbagai format audio, video, dan gambar.

Bertempat di level yang sama dengan library adalah lapisan runtime yang mencakup serangkaian inti library Java. Dengannya, para programmer dapat mengembangkan aplikasi untuk Android menggunakan bahasa pemrograman Java. Lapisan selanjutnya adalah application framework, yang mencakup program untuk mengatur fungsi-fungsi dasar smartphone.

Application framework merupakan serangkaian tool dasar seperti alokasi resource smartphone, aplikasi telepon, pergantian antar-proses atau program, dan pelacakan lokasi fisik telepon. Para pengembang aplikasi memiliki akses penuh kepada tool-tool dasar tersebut, dan memanfaatkannya untuk menciptakan aplikasi yang lebih kompleks.

Sistem operasi Android akan menjadi pilihan yang baik bagi vendor-vendor smart phone karena memiliki biaya lisensi lebih murah dan sifatnya yang open source (terbuka). sifat open source tersebut membuka peluang besar untuk komunitas ataupun non komunitas IT untuk dapat mengembangkan atau membuat aplikasinya sendiri. saat ini lebih dari ribuan aplikasi yang sudah tersebar di Android market dan website blog blog pribadi.

Sistem operasi open source yang memiliki segudang fitur ini diyakini akan siap bersaing melawan mobile os lainnya seperti blackberry, symbian, windows mobile dan mac. Selain mempunyai kelebihan android juga masih mempunyai kekurangan atau bisa dikatakan sebagai kritik yaitu Android tidak memperbolehkan aplikasi diinstal melalui memory card, android tidak memakai Java standar yang sudah berkembang, contohnya seperti Java SE and ME, ini membuat kompatibilitas antara aplikasi yang ditulis menggunakan Java dengan aplikasi platform Android menjadi tidak kompatibel, Android juga merupakan ancaman bagi beberapa perusahaan karena memberikan konsumen kebebasan untuk mendownload aplikasi yang mereka inginkan ke handphone mereka.

Sistem operasi Android ini sendiri mulai diperkenalkan November 2008 secara global. Namun Android masih terbilang asing, mengapa demikian ? Hal ini dikarenakan ponsel-ponsel Android belum banyak terdapat dipasaran, apalagi ponsel dengan sistem operasi tersebut dibandrol dengan harga yang lumayan mahal sehingga tidak mudah dijangkau kalangan menengah ke bawah.

HTC Magic adalah smartphone pertama didunia yang menggunakan sistem operasi Android, Di tengah maraknya Blackberry di Indonesia saat ini, tantangan HTC Magic memang sangat berat, tidak mudah untuk merebut pasar Blackberry ditambah lagi dengan desain Blackberry dengan Qwerty keyboard yang berhasil memikat hati para konsumennya. Sebagai awal, HTC harus bisa menunjukkan keunggulan sistem operasi Android dibanding sistem operasi mobile yang lainnya. Kalaupun para konsumen akhirnya melihat kelebihan Android, HTC harus siap bersaing dengan ponsel berbasis Android dari pabrikan lain seperti Nexus dan Samsung yang akan segera menghadirkan ponsel Android.

Instalasi Android

Untuk melakukan instalasi pada komputer anda silahkan ikuti petunjuk berikut ini:

http://cingciripit.com/archives/membuat-aplikasi-android-1

Kemudian jalankan Android SDKnya dengan memilih menu New

Kemudian Create AVD selanjutnya jalankan AVD yang kita buat tadi dengan pilih menu Start.

Hasil

Posted on November 12, 2010, in Artikel and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 3 Komentar.

  1. sebenarnya bukan hanya itu bro..

    Mobile OS tu yg megang.

    mungkin saat ini yg lg booming diIndo hanya Android.

    jgn lupa dg :
    1. Apple dg Kehebatan iOS @Iphone

    -> Android vs Iphone like Mac vs Linux “saya sudah coba 2 SDK ini, ndak bs dibandingkan, semuanya keren…”
    -> sulit dicari kekurangannya makanya pantas dicoba.

    2. Nokia dg Meego
    3. Hape seribu Umat dg Symbian nya😀
    4. Windows Phone

    sangat pantas dicoba untuk Android, asal sudah mengerti dasar Java dan sering Utek2 Google API’s, saya yakin pasti gampang belajarnya,.

    Regard;s

    dtunggu Release Appsnya😀 jgn hanya coba2 aj bro, saya yakin temen2 pasti bs bikin aplikasi real yg bs dipakai dan dbutuhkan masyarakat.

  1. Ping-balik: Simple Android Window « Jin Botol "behind the story….."

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: