Apa memang ini kerjaannya Anggota Dewan?


Sunggug ngiris rasanya melihat para anggota dewan (DPR) kita yang terhormat melakukan perbuatan yang tidak menyenangkan terus menerus. Apa perbedaan pendapat harus berakhir dengan adu perang mulut, adu fisik dan adu yang lainnya. Sayang sungguh disayangkan………perilaku anggota dewan akan menjadi contoh buruk bagi perkembangan demokrasi!!!

Berikut ceritanya

Rapat Paripurna DPR  ricuh saat Ketua DPR Marzuki Alie mengetok palu sebagai tanda menutup Rapat Paripurna DPR karena banyaknya hujan interupsi terkait penetapan Pengambilan Keputusan Pansus Angket Century yang dilaksanakan selama dua hari.

Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengatakan, Pimpinan Dewan seharusnya langsung melakukan pengambilan keputusan tidak menunda agenda Paripurna menjadi esok harinya. “Pimpinan pansus lupa tidak menyampaikan kepada pimpinan dewan agar segera melangsungkan pengambilan keputusan,”paparnya dihadapan sidang Paripurna, Nusantara II, Selasa, (2/3).

Sementara, Aria Bima dari Fraksi PDI Perjuangan mengatakan, dirinya tidak melihat adanya kesimpulan dari panitia angket pada pagi hari ini.  “Untuk itu saya meminta ada satu kesimpulan yang bisa diambil bersama dimana pandangan fraksi-fraksi sudah jelas disampaikan di tingkat Pansus. karena pandangan Fraksi sudah disampaikan didalam panitia angket maka tidak perlu memperpanjang lagi dan bisa dibacakan pula tinggal ambil keputusan saja,’terangnya. Aria melanjutkan, laporan Pansus tidak ada satupun yang  terkait kerja pansus angket.

Akbar Faisal dari Hanura mengatakan, Pansus Angket Century sebelumnya telah menyepakati bahwa tidak ada penyampaian pendapat fraksi lagi saat rapat terakhir, dan hanya disampaikan pada pansus saja. “Jadi tidak perlu rapat paripurna sampai 2 hari kalau bisa dipermudah ngapain dipersulit,”paparnya.

Kemudian interupsi silih berganti dari Anggota Dewan, namun tidak di gubris oleh Pimpinan Dewan, hingga Ketua DPR Marzuki Alie menskor sidang paripurna dan berpendapat bahwa kesepakatan pelaksanaan paripurna selama dua hari berdasarkan Rapat Bamus yang mengundang pimpinan-pimpinan Fraksi.  setelah mengetok penundaan sidang, akhirnya beberapa anggota dewan yang tidak puas maju kedepan podium paripurna. disusul puluhan anggota dewan yang lainnya, mereka merasa tidak puas atas kepemimpinan Ketua DPR Marzuki Alie. Terjadilah aksi saling dorong mendorong antar anggota dewan hingga akhirnya Ketua DPR Marzuki Alie diamankan oleh Pengamanan Dalam (Pamdal).
Pada kesempatan tersebut juga sempat terjadi aksi saling dorong, saat Akbar Faisal  dari Fraksi Hanura mencoba maju untuk berbicara di depan Podium, aksi tersebut dihalangi oleh Mulyadi dari Partai Demokrat, kemudian Akbar didorong keluar sidang untuk diamankan.

Rapat Sidang Kemudian diambil alih oleh Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, pada kesempatan tersebut, Priyo mengatakan, DPR akan segera menggelar sidang Pimpinan secara mendadak pada pukul 2.00 ini. Sampai Berita ini di turunkan belum terlihat dimulainya Rapat Pimpinan DPR.

Hal hampir sama dengan negara-negara lainnya

South Korea

Ukraine

Russia

Taiwan

Somalia

Apa semua kericuhan itu akan terus berlanjut dihari-hari mendatang?Apakah maaf bisa menyelesaikan semuanya?kita tunggu drama selanjutnya di Gedung DPR oleh DPR dan karena DPR itu sendiri………………

Posted on Maret 3, 2010, in Artikel and tagged , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. mumet di satu beberapa tempat saja, ego, uang, kekuasaan. Malu juga ya …

  2. nelongso rasanya,
    kok bisa-bisanya orang yang dianggap terhormat, justru bertindak yang tidak terhormat.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: