Mengatasi ketidaksepakatan orang lain dan kunci mencegah kesalahpahaman


Ketidaksepakatan dan kesalahpahaman merupakan hal yang biasa dalam menjalin hubungan dengan masyarakat dan orang lain. Hampir setiap orang pernah melakukan hal tersebut karena setiap individu memiliki pemikiran yang berbeda akan suatu masalah. Sudut pandang untuk memandang masalah yang dihadapinya akan berbeda dengan orang lainnya, hal ini jelas saat kita mengutarakan pendapat atau pemikiran kita terhadap oran lain. Seringkali apa yang kita sampaikan berbeda dengan apa yang dipirkan. Banyak faktor yang menyebakan hal tersebut misalnya saja, kondisi mental, komunikasi, tutur bahasa yang salah, pengalaman dan lain-lainnya. Untuk itu diperlukan sebuah solusi untuk mengatasi masalah tersebut.
Mengatasi masalah ketidaksepakatan orang lain dapat dengan cara sebagai berikut:

  1. Menggunakan tutur bahasa dan penyampaian yang baik, serta komukatif. Hal ini dapat didukung dengan bukti-bukti atau landasan yang digunakan dari pemikiran kita. Dalam penyampaian pemikiran kita pun juga harus diperhatikan. Komukatif disini menggunakan bahasa yang mudah dimengerti tanpa mengurangi sedikitpun ide dari pemikiran kita. Penyampainnya juga dapat menggunakan gambar, table, chart dan lain yang lebih interaktif.
  2. Mengendalikan diri. Hal ini sangat penting jika kita berada pada kondisi ada orang yang tidak sepakat tentang pendapat kita. Tiap diri seseorang memiliki sebuah ego yang berbeda tiap tingkatannya. Seseorang cenderung tidak mau disalahkan dan ngotot akan pendapatnya. Padahal itu tidak perlu, menghormati setiap pendapat dari pemikiran yang kita sampaikan merupakan hal yang sangat dibutuhkan. Sehingga kita akan dapat mengkoreksi pemikiran dan pendapat yang kita sampaikan karena tidak ada kepastian akan kebenaran pendapat seseorang. Pengendalian diri juga penting agar suasana dan emosi orang dapat terkendali dengan baik.
  3. Menapung semua pendapat yang muncul dari pemikiran yang disampaikan untuk dianalisis lebih lanjut.
  4. Pemikiran dan pendapat yang disampaikan logis dan sesuai dengan permasalahan yang dihadapi.

Dari permasalahan diatas, ketidaksepahaman akan sebuah pendapat atau pemikiran itu dapat dicegah. Untuk mencegah kesalapahaman tersebut dengan cara berikut:

  1. Penyampaian pendapat yang baik dan sesuai dengan bukti dan landasan pemikiran yang jelas.
  2. Komunikasi dengan orang lain harus interaktif dan menggunakan tata bahasa yang baik agar orang lain tidak merasa tersinggung. Hal ini dapat diatasi dengan membuat catatan akan pemikiran kita.
  3. Menghormati pendapat orang lain dan menapung semua aspirasi yang membangun bagi pemikiran kedepan. Gunakan media penyampaian yang tepat seperti presentasi, gambar, chart, dan table.

Posted on Oktober 14, 2009, in Artikel and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: